Rabu, Maret 22, 2017

Totalitas Persahabatan Tiga Gadis Cantik di Web Series Ciamik "Sahabat Total"

Posternya aja udah seru, ya? (Foto: panitia)
Tren web series yang tayang di jejaring sosial berbasis video model Youtube makin marak. Banyak brand yang ikut ambil bagian membuat semarak tayangan video di Youtube. Asalkan menghibur dan menarik dipastikan netizen bakal berbondong-bondong menonton. Lantas menjadi fans setia dengan subscribe, biar nggak ketinggalan nonton update-an. 
Bikin web series kreatif nan menghibur. Ini juga yang dilakukan Total8+ alkaline water. Bertajuk "Sahabat Total" web series-nya menarik karena memajang pemeran cantik-cantik dengan akting ciamik. Beruntung kemarin saya diundang untuk launching mewakili blogger, di Holiday Inn Hotel, Kebayoran Baru, Jakarta. 
Perjalanan naik motor bikin senewen dari Pasar Rebo. Sampai di Danau Sunter, hujan deras sekali mengguyur. Campur badai lagi. Mana belum tahu jalan. Tapi untunglah, dengan drama hujan-hujanan menderu deras, nyampe juga di acara. Pyiuuh... syukur nggak telat, karena acaranya belum mulai. 
Oke, udah sesi curhatnya. Balik lagi ke web series "Sahabat Total". Ceritanya Total8 + ingin mengkampanyekan gaya hidup sehat melalui web series menghibur dan komikal yang bisa ditonton netizen di kanal Youtube berjudul “Sahabat Total”.
Soal kenapa di Youtube? Ada alasannya, lho. 
“Kami menayangkannya di Youtube, karena bisa menjangkau semua orang. Tidak hanya Indonesia, tapi juga seluruh dunia. Selain pertimbangan, sekarang dengan berbagai kesibukan banyak orang yang tidak sempat menonton televisi saat ini,” ujar Aldi Trifantika, produser “Sahabat Total” Senin (20/3/2017) lalu.
Si Pinky alias Lola lagi ngomong. Aslinya emang lucu (Foto: Elzam)
Dibintangi oleh Intan Saumadina, Pinky Ovien dan Chika Audika, “Sahabat Total” menceritakan suka duka persahabatan Mila (Intan), Bela (Chika) dan Lola (Pinky). Ketiga gadis urban ini disibukkan dengan impian masing-masing yang terkadang berujung konflik. Meski demikian, tetap saja persahabatan yang tulus mengikat mereka untuk terus kompak. Berantem dikit, baikan lagi. Ehm, jadi ingat. Seorang sahabat saya yang sampai sekarang hubungan kami jadi dingin karena sesuatu hal. Sesuatu yang nggak ingin terjadi oleh saya sebenarnya. Ada advice buat solusinya? Wakakaka, curcol lagi dah.
Sempat nonton episode kedua bareng teman-teman media dan blogger. Bisa dijelaskan sebenarnya karakter Mila diceritakan seorang personal trainer yang bercita-cita  menjadi model profesional, yang kerapkali mengajak kedua sahabatnya untuk hidup sehat. Ada juga Bella yang berprofesi sebagai barista tapi hobi melukis. Lantas Si Lola yang bekerja sebagai karyawan perusahaan doyan ngemil. Mila selalu mengajak sekaligus mencontohkan Bella dan Lola untuk berolahraga teratur dan minum air putih yang cukup.
“Keinginan kami, semoga web series ini bisa mengajak kita semua terhibur dengan cerita persahabatan Mila, Bella dan Lola. Tentunya juga dapat memberi pesan kampanye sehat yang perlu dibiasakan,” ungkap Intan yang ikut hadir ditemani Pinky dan sang sutradara Subhan Lora dari Idealight Creative Indonesia.
Satu hal, saya nggak bosen liat si Intan. Kayaknya doi ini model cewek yang cocok buat ajang putri-putrian. Duduknya tegap, bahasanya tertata, dan senyumnya selalu terkontrol, ha-ha-ha.... Dan ternyata bener. Intan pernah jadi Putri Pariwisata. Sekarang pun dari cerita doi, sedang persiapan untuk ikut bertarung merebut mahkota Puteri Indonesia. Bikin lebih terkejut lagi, ternyata Intan mewakili Bengkulu. Jadi semangat mau nulis tentang Intan, sekaligus promote dia. Secara saya juga berasal dari Bengkulu. Sayangnya, ketika akhir acara dia sibuk wawancara dengan seorang rekan media. Tadinya mau wefie bareng, lalu pamer sama teman-teman sosmed saya di Bengkulu. Cuma si Kekey, bocah ajaib yang saya bawa merengek minta pulang. Ya udin lah, melayang kesempatan berbuat riya :D 
Subscribe kuy, biar nggak penasaran
Rencananya, akan ada 20 episode yang bercerita dengan tema yang berbeda-beda. Sementara episode pertama telah tayang 1 Maret 2017 lalu. Setiap bulan Total 8+ alkaline water akan mengunggah episode baru di tanggal satu atau tengah bulan (pertengahan minggu kedua). 
Setiap cerita pun diupayakan relevan dengan tren dan timing peristiwa yang terjadi sehari-hari. Misalnya episode Ramadhan dengan aktivitas puasa, traveling dan sebagainya. Satu yang bikin saya penasaran, ketika nonton episode yang ditayangkan pas launching, scene demi scene cuma ceritain tiga cewek cakep tadi. Dan shoot-nya cuma di interior, jadi sedikit boring. Cuma bisa dimaklumi, dengan durasi sekitar empat menit tentu ada keterbatasan dari Idealight selaku rumah produksinya. Nanti kepanjangan bikin cerita dengan lokasi syuting di mana-mana, netizen malah protes karena kuota abis, wakaka.... Nggak, ding! Idealnya memang segitu juga udah cukup. Web series kan harus menghibur, ringan, padat cerita dan tetap ada value yang bisa dipetik. 
Lagi pula, sang sutradara juga menjanjikan ceritanya akan terus berkembang semakin menarik, semakin konyol dengan tingkah Si Lola (yang kabarnya sering bikin banyak cut ketika ngambil gambar, karena kru pada nggak tahan untuk ketawa). Soal figuran lain, tenang. Spoiler, akan ada pemeran lain nanti. Nggak mulu Trio La La La alias Mila, Bella, Lola. Ada juga pemeran cowok. Dan gue ngebayangin ini pasti soal failing in love atau justeru rebut-rebutan cowok? Entah lah. Kita tunggu aja lah, kuy. 

Jumat, Maret 10, 2017

One Day One Note Challenges. Why Not?


Blogger Mungil, kebanyakan ibu-ibu 

Swear, ini nulis blog kok susah banget ya? Bingung harus menulis apa, ha-ha-ha....

Berulang kali keyboard ditekan, sebaris kalimat muncul. Control A plus delete! Rasanya garing banget, padahal tiap hari saya nulis kerjaannya di kantor.  Emang susah, nulis karena tuntutan kantong dengan tuntutan kesenangan belaka (yang harus dipaksakan mood-nya). 

Jadi apa yang mesti ditulis? Sebenarnya banyak perjalanan hidup, event, sekaligus traveling kecil-kecilan bin unyu bareng keluarga yang dilakukan. Tapi buat nulisnya itu, butuh effort lebih. Nanti lah saya akan tulis deh, satu per satu.  Pengen bikin one day one note challenges.

Ceritanya saya tertantang bikin challenge ketika ikut Blogger Gathering Sun Life Financial di Kota Kasablanka Mal, 18 Februari lalu. Ketemu Mbak Ainun Chomsum yang punya blog www.ainun.net. Doi jadi pembicara yang ngomongin banyak pengalamannya. 

Menurut Mbak Ainun, psikologi masyarakat Indonesia yang menjadi netizen tertarik pada 5 of content utama. Apa saja?

1. Drama
2. Komedi
3. Isu sosial
4. Kontroversi
5. Pornografi 

Saya berpikir, sepertinya harus mulai mengelola blog dengan serius. Udah kepikiran mau ganti domain sendiri. Biar keren, hahaha.... Tapi nggak kejadian dari dulu. Kalau dipikir-pikir, buat apa saya bikin blog? sebenarnya lebih kepada saya suka nulis (tapi kenapa blog lo jarang update, why? why?)

Well, saya punya alasan sendiri, kok. Saya tetap nulis di kantor, hahaha.... Produknya udah banyak di koran, website berita, dan lain-lain. Tapi menulis yang hobi ini yang males-malesan. Nulis blog kalo ada event dan diwajibkan nulis sebagai konsekuensi dapet goodie bag atau nonton premier.

Kembali ke konten yang paling menarik minat netizen buat dibaca tadi. Believe me, saya selama ini nggak pernah berpikir harus menargetkan traffic sekian, bikin google ads. Saya menulis sesuka saya, sesuai dengan hati dan pikiran. Lebih ke representasi isi kepala yang ringan-ringan, cerita sehari-hari dan kalau tertarik ikut lomba blog sesekali. 

Kalo dirangking, apa yang sebenarnya suka saya tulis di blog? Bukan apa yang disuka oleh netizen ya, itu terserah mereka. Kan saya yang pula blog, hahaha....

1. Fiksi dan seputar dunia perbukuan. 
Nah, kalau dilihat, ada rubrik blog saya yang memuat semua cerpen saya yang pernah dimuat. Juga review buku atau resensi. Saya mendokumentasikan beberapa buku yang pernah saya tulis juga di blog ini. 

2. Jalan-jalan,  
Mau bilang traveler, kayaknya masih jauh. Jarang ngetrip, belum pernah ke luar negeri juga. Prestasi jalan-jalan saya kemping-kemping sekitaran Jabodetabek bareng teman-teman. Paling prestisius sih waktu jadi Petualang Aku Cinta Indonesia (ACI) 2011 lalu. Kemudian nulis destinasi yang kita kunjungi gratis di kanal www.travel.detik.com. Lima belas hari cuy, saat si kecil waktu itu baru berusia empat bulan. Ini pengalaman sangat menyenangkan, lima belas hari jalan-jalan di Yogya dan Jawa tengah. Keluar masuk hotel, makan enak, naik mobil charteran (bukan mobil umum). "Maka nikmat mana lagi yang kau dustakan?"  Begitu Allah bilang soal nikmat buat manusia di Qur'an Surat Ar-Rahman. 

Nanti, saya akan tulis pengalaman jalan-jalan saya atu-atu. Biar lebih fokus!

3. Curcol
Apa itu curcol? Ya, remeh-temeh kehidupan di dunia fana ini. Nggak usah diperjelas. 

4. Politik
Ehm, ini tema yang menarik tapi bikin saya malas berinteraksi di media sosial. Bukan saya apolitik. Bukan. Makin ke sini, ritme politik dan pembicaraan politik masyarakat bikin eneg. Nggak jauh-jauh dari berantem, saling serang, nyindir dan puja-puji tokoh/pilihan politik yang cocok dengan yang bersangkutan. Maka, kalau dilihat, sekarang saya paling kalem membicarakan politik di Facebook. Sesuai anjuran istri juga sih, daripada mengeraskan hati. Kita nulis A, sebaik dan sesantun apapun tulisan kita, kalau ada yang nggak sepakat, di-bully lah kita. Didoakan bertobat, diancam neraka, disuruh peduli agama, bla bla bla...

Baiklah. Cukup sekian. Besok lah, saya cerita lagi. Nulis-nulis lagi. 

Jumat, Februari 10, 2017

11 Filosopi Supir Angkot yang Wajib Kamu Terapkan dalam Hidup



Sumber: www.yeaharip.com
Tentu kamu familiar dengan profesi supir angkot dalam kehidupan sehari-hari. Pernahkah kamu berpikir di balik kesederhanaan profesi ini, tersimpan filosopi hidup yang wajib kamu terapkan dalam hidup. Apa saja pelajaran yang tak bisa diremehkan, karena ternyata menyimpan pelajaran berharga untuk kita tersebut? Sangat penting untuk membedahnya. Dan yang paling penting, kamu bisa memulainya begitu usai membaca.

1. Fokus pada Tujuan yang Ingin Kamu Capai
Kamu akan berhasil mencapai tujuan hidupmu, jika kamu fokus dengan apa yang dilakukannya saat ini. Apapun yang dilakukan supir angkot, tujuannya tetap ke suatu tempat yang diinginkan penumpang, bukan? Demi tujuan itu mereka fokus  menghadapi dan mengatasi hujan deras, macet, risiko kecelakaan atau razia polisi. Nah, kamu bisa menirunya. Lakukanlah semua hal demi mewujudkan satu tujuan akhir seperti halnya supir angkot.

2. Kunci Kepercayaan Orang Lain adalah Jujur
Mendapatkan kepercayaan itu sesederhana kamu berlaku jujur. Pasti senang dan tidak segan dong, jadi penumpang setia supir angkot yang jujur mengambil ongkos sesuai tarif. Pernah melihat supir angkot mengambil ongkos seenak perut yang berujung penumpang ngedumel? Itulah pentingnya bersikap jujur untuk mendapatkan kepercayaan.

3. Hidup itu untuk Melayani Sesama
Kamu bisa belajar arti filosofi hidup itu untuk melayani sesama melalui profesi supir angkot. Tidak percaya? Mereka siap sedia dengan pelayanan mengantar yang dapat diandalkan, ketika aktivitas kamu menuntut bepergian ke suatu tempat. Kebayang dong, betapa bermanfaatnya angkot. Sementara kamu tak punya kendaraan pribadi dan tidak bisa mendapatkan transportasi umum lain.

4. Bersabar dengan Setiap Ujian
Merasa tak kuat menjalani hidup dengan beban hidupmu bertumpuk? Kayaknya kamu perlu menerapkan  sikap yang terdengar klise. Bersabar dengan setiap ujian. Supir angkot jagonya, dalam urusan menahan kesabaran. Sabar ngetem untuk menunggu penumpang penuh. Sabar didera panas dan kebisingan ketika macet. Sabar pulang larut malam demi mengejar setoran. Sabar selalu berujung manis, ketika kamu menjalani ketidaknyaman hidup dengan ikhlas.

5. Alon-alon Asal Kelakon
Filosopi njawani ini sadar atau tidak, dipraktikkan oleh supir angkot yang berorientasi jauh ke depan. Alon-alon asal kelakon yang bearti pelan-pelan asalkan tujuan tercapai. Mereka memilih mengemudikan angkot pelan-pelan asalkan bisa mengantar penumpang dengan selamat. Alon-alon asal kelakon juga terbukti membuat rezeki supir angkot bertambah, karena lebih jeli melihat peluang penumpang di kanan-kiri jalan. Penumpang pun tidak was-was dengan risiko kecelakaan yang mengancam keselamatan.  Nah, kamu perlu pelan-pelan, step by step melakukan suatu pekerjaan tanpa terburu-buru. Hasil maksimal pasti menunggumu!

6.  Aturan Dibuat untuk Menciptakan Harmoni
Penuh kesadaran mematuhi rambu-rambu lalu lintas, tidak ugal-ugalan nyetir, surat-surat lengkap dan tidak ngetem sembarangan adalah sebagian aturan di jalan. Jika tidak ingin lalu lintas kacau, lantas membuat kenyamanan pengguna jalan lain terganggu. Setiap aturan dimaksudkan untuk menciptakan harmoni di masyarakat. Nah, kamu akan menemukan harmoni yang indah di manapun berada. Hanya, jika memiliki kesadaran untuk menaati aturan yang berlaku.

7. Perlakukan Semua Orang dengan Sama
Kunci etika manusiawi yang baik adalah ketika kamu memperlakukan semua orang sama tanpa memandang latar belakang. Ini jadi etos supir angkot dengan tidak memilih-milih penumpang. Tua-muda, kaya-miskin, pria-wanita, mahasiswa atau bukan, semua diangkut. Sudah bukan zamannya berpikir primitif memandang manusia di luar kita. Misalnya, bersikap dengan pertimbangan SARA (suku, agama dan ras) yang ujung-ujungnya berbuah pertikaian. Ini sangat relevan agar dunia yang kita tempati ini damai dan indah.

8. Rutinitas Bukan Bearti Hidupmu Membosankan
Banyak orang terjebak kebosanan, karena menjalani rutinitas. Mereka stress, gampang marah, bahkan tidak bisa menerimanya. Kamu satu di antaranya? Kendalikan rutinitasmu dengan kreatif layaknya supir angkot. Buang rasa bosan dan ganti dengan mood yang baik. Supir angkot membuang jenuh  seharian di balik setir lewat mendengar musik atau radio, ngobrol dengan penumpang, membaca koran saat ngetem, saling menyapa sesama supir angkot dan sederet kiat lain.

9. Berbagi Rezeki itu Penting
Jiwa sosial supir angkot patut diacungi jempol. Mereka rela berbagi rezeki dengan kenek, polisi cepek atau pedagang asongan. Bahkan dengan pengamen yang mengais recehan dari penumpang angkot. Terlepas ada aturan yang melarang mengamen di jalanan, ya! Supir angkot sama sekali tidak berniat menghambat rezeki orang lain. Kamu harus malu dengan supir angkot. Jika berlaku curang dan sikut sana-sini demi keuntungan sendiri. Please, jangan ‘menutup’ pintu rezeki orang lain.

10. Hidup Tak Melulu Lurus, Penuh Lika-liku
Mustahil mengharapkan hidup yang lurus, karena lika-liku justru membuat hidup semakin dinamis. Semua harus dihadapi, ketika sedang susah atau senang, lapang atau sempit, mendapati masalah atau tidak. Supir angkot percaya seratus persen, untuk sampai ke tujuan, jalan yang dilalui berlika-liku, naik-turun dan bergelombang. Kamu harus menikmati semua proses dalam hidup yang digariskan Tuhan.

11. Sejauh Apapun Kamu Pergi, Rumah adalah Tempat Kembali.
Jalani hidupmu sejauh apapun yang kamu mau. Temui setiap orang, peluang, dan ikhtiar kesuksesan di dunia luar sana. Seperti halnya supir angkot yang menghabiskan sebagian besar waktu di tengah kerasnya jalanan. Tapi kamu perlu ingat. Sejauh apapun kamu pergi, rumah adalah tempat kembali. Temukan arti hidup dengan orang-orang tercinta bernama keluarga.


Nah, kamu siap membuat kualitas hidup semakin membaik setelah ini?  

Selasa, Oktober 11, 2016

Film Wonderful Life: Disleksia dan Definisi Ulang Kebutuhan Anak-anak Kita

Produser     : Angga Dwimas Sasongko, Handoro Hendroyono, Rio                      Dewanto
Sutradara    : Agus Makkie
Penulis      : Jenny Jusuf
Produksi     : Visinema Pictures, Creative & Co
Pemeran      : Atiqah Hasiholan, Sinyo, Lydia Kandou, Alex Abbad,                  Putri Ayudya. Arthur Tobing,Abdul Arif, Totos Rasiti,                Didi Nini Thowok   
                     
Salah satu scene yang saya suka di film Wonderful Life

Penting untuk mendapatkannya. Keajaiban-keajaiban terbaik selalu akan ada pada “keburukan” takdir yang harus dilewati.

Apa yang Anda bayangkan, ketika anak Anda ternyata di zaman modern yang begitu menekankan pada pentingnya baca tulis justru sama sekali tidak bisa belajar huruf dan angka; mengenali, mengidentifikasi dan membacanya? Seseorang tanpa harapan. Tanpa masa depan. Apakah begitu?

Inilah yang diangkat oleh Film Wonderful Life (Karena Setiap Anak Terlahir Sempurna).

Sudah lama tidak menonton akting Atiqah Hasiholan, saya cukup terkesima ketika dia memerankan tokoh Amalia dengan begitu baik di Film Wonderful Life. Amalia, wanita karir yang dihadapkan pada kenyataan anaknya Aqil (diperankan Sinyo) adalah penderita disleksia atau dyslexia. Sebuah gangguan dalam perkembangan baca-tulis yang umumnya terjadi pada anak menginjak usia 7 hingga 8 tahun.

Amalia seorang pekerja keras yang diandalkan perusahaan periklanan tempatnya bekerja. Perfeksionis, pintar dan berkarit cemerlang. Sikap yang sebenarnya dibentuk “dibentuk” oleh ayahnya. Bagaimana kesuksesan diukur dengan nilai akademis mentereng dan prestasi yang gemilang. Ini juga yang membuat Amalia tertekan, karena Aqil tidak seperti dirinya. Aqil sakik dan itu harus diobati. Ayahnya atau kakek dari Aqil pun sedemikian membuat semua menjadi beban. 

Desakan sang ayah, penyangkalan dirinya atas kondisi Aqil menjadi benang merah Film Wonderful Life.

Beruntung, saya orang pertama yang diundang menonton salah satu film anak bangsa yang memunyai visi mencerahkan ini di XXI Senayan City, Sabtu 8 Oktober 2016 lalu. Bersama rekan-rekan media dan tentunya geng blogger Jakarta. Dari Blogger Koalisi Pesona Indonesia (KOPI) dan Blogger Mungil (Blomil). 

Geng blogger yang selalu antusias dengan acara-acara inspiratif 

Sepanjang menonton film ini, sesekali saya mengenggam tangan mungil Kekey (5 tahun) anak saya. Saya pekerja kreatif, menulis cerita anak, menulis animasi anak, pernah bekerja di penerbitan anak. Jelas, saya paham betul dunia tidak berisi dokter, ilmuwan, dosen, akuntan dan profesi yang mengandalkan (kebanyakan) sisi akademik seseorang. Penari, pelukis, aktor, desainer ternama banyak yang sukses dan menjalani hidupnya dengan fun. Tapi kadang, entah bagian dari pemikiran saya yang mana, kadang lebih dominan. Menginginkan Kekey les Bahasa Inggris, Matematika, Calistung dan sederet mimpi dia akan kuliah di jurusan kedokteran, teknik atau sains.

Padahal, Istri saya adalah seorang sarjana Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Sudah 10 tahun lebih menjadi guru dari bocah-bocah dengan berbagai latar belakang. Sejak selesai sekolah menengah atas istri memang sudah menjadi guru TK. Sekarang mengajar di TKIT Buah Hati Jakarta yang tidak menekankan calistung sebagai target yang penting pada anak didiknya.


Di sinilah, saya mulai membongkar ulang miss-interpretasi saya pada ukuran kesuksesan. Film Wonderful Life telah membuatnya lebih jelas. Ya, meski sebenarnya saya tidak se-saklek orang tua pada umumnya. Mungkin, (sedikit) ambisi saya ingin Kekey jadi dokter, sarjana teknik, atau saintis pada kekaguman masa kecil saya pada siswa jago matematika, fisika, kimia dan pelajaran wah lain,disayang guru-guru. Mereka populer, hahaha... Meski sebenarnya, kebanggaan tersendiri saya adalah mengenang pengalaman di SMP ketika membaca puisi, kelas hening karena menurut saya mereka terpukau dengan penjiwaan dan cara saya membawakannya. Atau ketika praktik menulis cerpen di SMA, teman-teman memuji cerpen sudah seperti cerita kebanyakan di Kawanku, Aneka Yess dan majalah keren lain. Bahkan, saat kuliah prestasi menulis saya go national, hehehe...

Istri selalu bilang, tidak apa-apa anak tidak pintar di pelajaran sains, toh dia punya kelebihan di bidang lain. Tidak apa-apa di kelas B Kekey belum bisa membaca dengan lancar, karena usia segitu bukan saatnya belajar. Tapi bermain, mengasah aspek motorik dan sosial. Yang paling penting, sekolah (TK/PAUD terutama) menghasilkan anak yang bahagia dan berkepribadian baik. Lebih penting membangun anak jujur, berempati, kritis, suka menolong, berani, ketimbang bisa calistung usia 3-6 tahun. Intinya anak harus B-A-H-A-G-I-A. 

Jadi ketika pulang dari menonton Wonderful Life, istri saya antusias. Dan mengatakan film ini penting untuk ditonton para orangtua, terutama perempuan sebagai ibu. Rencananya ia akan share dan mengajak bareng guru-guru lain dan ibu-ibu agar bisa mengetahui. Kebutuhan penting anak adalah bisa diterima apapun keadaan yang diberikan Tuhan.

Media gathering dengan Rio Dewanto dan Atiqah Hasiholan
Terbukti Aqil dalam Film Wonderful Life membuktikannya. Tak bisa baca tulis, toh ia sangat terampil "menulis kata dan angka" melalui gambar-gambar yang menakjubkan. Membaca imajinasi dan menuangkannya di kertas putih. Bahkan, karyanya telah tersebar secara komersial. Apa ada anak se-usianya yang casciscus baca tulis bisa menghasilkan uang? Ini baru satu sisi. Tapi yang paling penting dan melegakan, Aqil dan Amalia di film ini menemukan keajaiban dalam “kekurangan” bernama disleksia. Benar-benar keajaiban yang didapatkan dari proses menemukan kesadaran oleh sang ibu, yang kelak diikuti kakek Aqil yang pelan-pelan menerima semua orang tidak terlahir sama dan harus sama sesuai keinginan.



Film ini berhasil membawa penonton dalam realitas yang sebenarnya. Sesuai tagline Film Wonderful Life di mana "Setiap Anak Terlahir Sempurna". Kita akan dengan sangat mudah menemukan realitas bahwa anak disleksia pun punya kelebihan. Bisa sukses, bahagia dan tumbuh dengan baik. Asal kita bijaksana menghadapinya, tepat menyiasatinya, dan mencintainya apa adanya. Bagaimana caranya? Silakan tonton film yang mulai tayang di bioskop tanggal 13 Oktober 2016 ini.


Apakah film ini gambaran ideal disleksia yang rasanya "tak mungkin terjadi"? Mengingat, seperti di awal, rasanya di zaman melek baca tulis, rasanya hidup seorang disleksia akan sedemikian sulit, karena bisa dikatakan menjadi buta huruf. 


Perlu diketahui, film ini bukan menjual mimpi anak disleksia bisa sukses atau sekadar fiksi, karena Film Wondeful Life ada dalam kehidupan nyata. Tokoh Aqil benar-benar ada, kisahnya dibukukan sendiri oleh sang ibu, Amalia Prabowo. 

Ini dia bukunya, berjudul sama dengan film

Ini dia anak yang istimewa tersebut. Aqil! 

Menariknya, Film Wonderful Life merupakan pembuka gerakan Sariayu Martha Tilaar. Dinamakan Be Wonderful Movement. Gerakan yang mengkhususkan agar perempuan menjadi motor penggerak perubahan, berwawasan luas, mandiri, kuat, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi. 

Di gerakan ini pula, brand kosmetik terkenal Indonesia ini akan merangkul perempuan inspiratif Indonesia untuk mengangkat isu-isu beauty green, beauty education dan beauty culture. Dan salah satu perempuan tersebut, tentunya Amalia Prabowo. [Elzam]



PS:
Saya dan Kekey sangat suka visual film ini. Hutan. Danau. Sawah. jalan lengang,pasar tradisional (ini saya yang suka, Kekey suka jejeritan karena becek dan bau, hahaha...) Karena kami bertiga memang hobi jalan-jalan outdoor. Jadi sepanjang film, saya mengingat-ngingat nama daerah yang kebetulan masuk scene. Bisa dijadwalin buat trip besok-besok. Cmiiww...!    

Selasa, April 19, 2016

7 Street Food Bogor yang Patut Dijajal!

Berpikir tentang bogor, saya langsung teringat dengan riuh rendah khas ini. Kota penopang Jakarta yang dikenal dengan Kota Hujan. Paling suka dari Bogor adalah suasananya yang cukup hijau sehingga segar dipandang mata. Apalagi view sungai-sungainya yang berair cukup bersih dibandingkan dengan Jakarta. Kalo jalan ke Bogor, maka saya selalu ingat dengan Kota Curup, kota kelahiran saya nun jauh di Bengkulu. Suasananya hampir-hampir mirip. Bersih, tenang, hijau, dan adem. 

Okay, sekarang saya cuma mau membahas beberapa spot kuliner legendaris di Bogor. Lebih khusus, street food alias kuliner kaki lima. Kuliner Bogor pas di lidah saya. Suka banget dengan toge goreng dan tentunya asinan. Cuma yang sedikit tidak berkenan dengan selera saya sih soto bogor yang pake risoles kecil-kecil itu. Nggak tahu kenapa, saya mencoba beberapa kali, tetap saja nggak suka. Yah, ini soal selera juga kali. 

Nah, ini tujuh kuliner yang patut dicoba jika melipir ke Bogor. 

1. SOTO BENING PAK IJUH
Alamat            :  Jalan Pengadilan, Pasar Anyar, Bogor
Telp                 :
Jam buka         : 6.00-12 WIB (siang)
Harga              : +  7.000-14.000 IDR
Menu               : soto bening dan sate sapi.

Jajanan kali lima bertaburan siap memanjakan pecinta kuliner di kota ini. Soto Bening Mang Ijuh adalah satu dari sekian banyak food street yang digemari warga Bogor. Pembelinya bahkan orang luar Bogor yang khusus datang untuk berburu santapan lezat khas Kota Hujan. Anda cukup berjalan kaki dari Stasiun Bogor ke arah Pasar Anyar menuju warung tenda kaki Pak Ijuh. Berada di tempat super ramai dan sibuk di pusat grosir sepatu, sendal, bahan kain, baju, dan lainnya (Pasar Anyar) soto bening Pak Ijuh cukup sederhana. Di emperan dengan gerobak seadanya.   

Keistimewaan soto Pak Ijuh terdapat pada rahasia rempah berupa pala, cengkeh, kayu manis, dan kapulaga segar. Seperti namanya, soto tersebut berkuah bening dari sebuah dandang yang terus mendidih. Rasanya sangat pekat dengan sedapnya bumbu dan terasa hangat di tenggorokan. Kaldunya menjadi makin lezat karena daging dan tetelan yang semakin empuk karena kompor yang selalu stand-by agar kuah tetap panas. Aromanya menguar memenuhi udara memancing banyak orang mendekat.  Untuk isian, Anda bisa memilih daging, paruh, atau kulit/kikil.

Pemilik warung yang tersohor ini adalah Pak Ijuh, yang setia melayani pegawai kantoran, ibu-ibu pedagang-pembeli di Pasar Anyar, dan warga lain. Tempat yang sempit tidak menyurutkan pembeli untuk batal antri demi mencicipi soto bening yang beroperasi puluhan tahun lalu tersebut. Namun terakhir, usaha berjualan soto tersebut dikelola istri dan anak-anaknya dari pagi hingga siang. Setiap hari beliau bisa menghabiskan dagiang beserta jeroan 50 kg dengan beras 30 liter. Cukup banyak, untuk usaha skala kaki lima yang sederhana. Soto Pak Ijuh uniknya tak hanya bisa dimakan di tempat, tapi juga bisa menjadi oleh-oleh karena tahan sampai empat hari. Biasanya akan dikemas terpisah antara kuah dan daging sebagai isi.

Saat menyantapnya dengan nasi putih, jangan lupakan emping, irisan jerus nipis,  bumbu kacang, dan sambal yang tersedia di meja. Rasa lezatnya akan semakin sempurna! Anda juga dapat menambahkan kecap manis asli buatan Bogor. Oh ya, variasi menu selain soto, Pak Ijuh menyediakan sate daging dengan bumbu kacang yang bisa menjadi pilihan untuk dicampurkan pembeli saat menyantap soto. Dikenal sebagai penjual soto kaki lima yang lezat, tak jarang soto jalanan ini naik kelas melayani pesanan acara seperti pernikahan, ulangtahun, atau syukuran. Kalau sudah begini, memang, slogan ‘rasa tak pernah bohong’ ada benarnya.

2. WARUNG SOTO KUNING PA’ YUSUP
Alamat            :  Jalan Suryakencana Gang Aut, Bogor
Telp                 : 0877-70279585/0813-81989393
Jam buka         : 08.00-15.00 WIB
Harga              : +  10.000-30.000 IDR (bellow)
Menu               : soto kuning

Bicara soto kuning kali lima identik dengan Warung Soto Kuning Pa’ Yusup (perhatikan ejaan nama, Pa’ Yusup bukan Yusuf, karena banyak nama yang nyaris serupa). Lokasinya berada di Jalan Suryakencana Gang Aut, salah satu icon  street food legendaris yang dimiliki Bogor. Tepatnya di depan Bank BCA. Seperti namanya Soto Kuning, warna kuning didapatkan dari kunyit sebagai pewarna alami ditambah rempah lain  yang menimbulkan cita rasa menggugah selera. Soto kuning Pak Yusup ini berbahan dasar santan pekat yang gurih. Rasa soto ini tidak jarang disandingkan dengan cita rasa hotel bintang lima, karena citarasanya yang tak diragukan lagi bagi warga Bogor dan pemburu kuliner enak.

Soto kuning Pak Yusuf sudah lama menjadi kesukaan pelanggannya. Bisa dibayangkan, sekarang ini kuliner kaki lima tersebut dikelola oleh generasi ketiga dari perintisnya. Rasanya yang seakan jaminan bagi lidah membuat warung gerobakan ala kadarnya ini mampu bertahan dari gempuran tempat makan lain di Bogor yang menjamur.  Setiap hari motor dan mobil pelanggan memadati tempat parkir. Pemandangan akan bertambah berjubel jika memasuki weekend, karena banyak pembeli dari luar Bogor yang sengaja mencari soto racikan Pak Yusup.

Kuliner andalan Kota Bogor ini mencolok terhidang dengan tumpukan daging di atas daun pisang. Pembeli bisa memilih sendiri. Baik yang sudah digoreng atau yang dibumbui kuning. Harganya dihitung sesuai berapa banyak potong yang Anda makan. Pilihannya selain daging, terdapat pula kikil, usus, lidah, limpa, otak, dan bagian lainnya.
pilihan daging sebagai isian soto (www.theatmojo.com)

3. LAKSA GANG AUT
Alamat            : Jalan Suryakencana Gang Aut, Bogor
Telp                 : 087870251399
Jam buka         :  6.30-14.00 WIB (sampai habis)
Harga              : +  10.000  IDR
Menu               : Laksa

Laksa. Jenis makanan tradisional yang jarang mulai jarang ditemukan. Tradisi melayu juga memiliki kuliner bernama laksa ini,. Anda bisa menemukannya di daerah Riau, Palembang, atau Jambi. Laksa juga dikenal oleh masyarakat Betawi. Lain Melayu, lain Betawi, lain pula Sunda. Di Bogor, laksa menggunakan oncom halus sebagai bumbu. Oncom ditambahkan untuk memberikan rasa gurih, pengental kuah yang sekaligus akan meninggalkan sensasi lembut di lidah. Tidak berlebihan, karena oncom memang menjadi salah satu bahan makanan khas tradisi sunda. Bukan udang rebon atau ebi seperti biasanya jika menikmati laksa di daerah lain. Nah, jika Anda ingin menikmati laksa khas Bogor, lagi-lagi Gang Aut menjadi tempat yang recomended.

Warungnya mudah ditemui dengan pemilik Pak Wahyu. Laksa buatan Pak Wahyu bukan sembarang laksa, kuahnya bukan dari santan seperti biasanya, tapi kelapa yang direbus cukup lama. Resep ini akan meninggalkan serpihan parutan kelapa yang gurih dan wangi. Sajian Laksa Gang Aut terdiri dari ketupat, tahu, telur rebus, suwiran ayam, bihun, dan tauge. Supaya bertambah segar ditambahkan daun kemangi. Di dalam mangkok, kemudian akan disiram kuah kuning yang kental bercampur dengan . Cita rasa laksa Gang Aut ini benar-benar original, karena racikan oncom dan kelapa ala Pak Wahyu. Setiap bahan akan membuat mulut tak bisa berhenti menyuap. Kegurihannya semakin sempurna karena untuk menambah rasa dan sensasi krenyes, pelengkap terakhir adalah taburan kelapa sangrai atau serundeng.

Setiap harinya Laksa Gang Aut tak pernah sepi pembeli. Tempatnya yang berupa kedai sederhana dari bambu membuat makanan ini benar-benar menjadi icon kuliner tradisional. Apalagi di Bogor, penjual laksa terbilang langka. Berbeda dengan soto mie bogor, tauge goreng atau asinan bogor. Anda tidak patut mengabaikan laksa buatan Pak Wahyu ini jika berkunjung ke Bogor. Jangan lupa untuk tidak datang terlalu siang, karena kans menikmati laksa akan semakin tipis karena habis. Atau berminat mem-booking Pak Wahyu agar acara Anda semakin menjadi istimewa dengan hidangan yang  laksa buatannya? Anda tinggal menghubunginya, karena beliau terbiasa menerima pesanan dalam jumlah banyak untuk berbagai acara.

4.  SOTO BOGOR PAK SALAM
Alamat            : Jalan Siliwangi (seberang Bank Mandiri), Bogor
Telp                 : -
Jam buka         :    WIB (sampai habis)
Harga              : +   IDR
Menu               : soto kuning

Hati-hati menyantap soto kuning di Warung Soto Bogor Pa’ Salam. Anda bisa jatuh cinta dan akan menjadi pelanggan tetap seperti pembeli lainnya. Soto bogor Pak Salam merupakan satu dari sekian banyak soto bogor legendaris yang dimiliki kota hujan  tersebut.  Buka Pukul 16.00 sore, acapkali dua jam kemudian soto bogor Pak Salam ludes. Seberapa lezat sih soto Pak Salam?

Warung tenda biru mencoloknya tak mampu memuat semua pembeli. Jika weekend banyak pembeli luar Bogor ikut heboh mencari tempat dan memilih aneka potongan isian soto. Kursi merah tersusun rapi dengan pengunjung yang asyik menikmati soto bogor hangat yang juga sering didatangi selebrits dan para tokoh. Lokasinya di pinggir Jalan Siliwangi, setelah perempatan Jalan Suryakencana-Gang Aut. Nama Pak Salam sudah menjadi identitas kelezatan soto kuning khas Bogor. Setidaknya ciri fenomenal soto beliau adalah  kuah santan yang tidak begitu berlemak namun tetap mempertahankan raga gurih lemak itu sendiri. Bingung kan? Kemudian dua varian isian (daging sapi dan jeroan) yang sudah digoreng atau direbus saja. Pemiliknya adalah Pak Iwan Setiawan, generasi kedua Pak Salam.
Rasa soto bogor dominan dengan bumbu kunyit yang sekaligus menjadikan warna kuahnya kuning menggoda. Selain daging, pembeli bisa memilih jeroan seperti usus, paru, empal, otak, lidah, babat, kikil, bahkan urat. Tergantung selera. Tapi jangan kebablasan,  khawatir perut Anda tidak mampu  menampungnya. Lagipula jumlah  potongan daging dan jeroan yang Anda masukkan ke mangkok akan mempengaruhi seberapa banyak kocek yang harus dibayar.

Lucunya, pemilik soto ini kerap melontarkan candaan semacam  istilah dengan arti khusus. ‘Masih indah-indah’  artinya daging dan jeroan masih tersedia banyak, ‘indahnya cuaca hari ini’ mengungkapkan kekecewaan karena habis. Jika mempersilakan pembeli memilih isian soto Pak Iwan akan menyebutkan, “Mangga disetel.” Dan sederet istilah lain yang  hanya diketahui maksudnya jika Anda benar-benar telah menjadi pelanggan setia Pak Iwan.

Warung Soto Bogor Pak Salam tak hanya menyediakan soto bogor. Anda dapat mencicipi menu lain yang  juga tersedia dan tak kalah yummy. Silakan pilih antara sate kentang manis, sate jengkol manis, emping jengkol, atau perkedel. Menikmatinya dengan sate bogor pun sah-sah  saja. Jadi Anda tidak perlu didera rasa penasaran sekembalinya dari warung soto tersebut.

5. TOGE GORENG IBU EVON
Alamat            : Jalan Suryakencana Gang Besi (belakang Bank CIMB Niaga), Bogor
Telp                 : 085693489846
Jam buka         :   7.00-15.00 WIB (sampai habis)
Harga              : +  8000  IDR
Menu               : toge goreng

Makanan khas kaki lima yang tak kalah populer dan banyak digandrungi masyarakat Jabodetabek adalah toge goreng. Sangat mudah menemukannya. Apalagi jika malam, penjaja taoge goreng mudah ditemui di stasiun, pinggir jalan, atau penjaja keliling. Lantas ada apa dengan toge goreng Ibu Evon? Anda harus menjadi bagian dari pecinta kuliner yang pernah mencicipi toge goreng Ibu Evon jika berada di Bogor. Lidah warga Bogor biasa menyebut Ibu Evon dengan berbagai dialek, Mak Ivon, Mak Empon, Mak Evon, atau Ibu Evon seperti yang terpampang di spanduk warungnya. Semuanya benar, jadi Anda tidak perlu bingung jika nanti bertanya.

Menggunakan api kayu bakar, citarasa toge goreng Ibu Evon menimbulkan aroma yang unik. Anda seperti diajak menjelajah sejarah kuliner khas zaman nenek kita dahulu yang mengandalkan perapian kayu. Ibu Evon terus mempertahankan bahan bakar kayu demi menjaga agar masakannya tidak berubah citarasa dan aroma. Dibuka dari pagi hingga sore hari, Ibu Evon sepanjang waktu dibantu anak dan menantunya setia melayani pelanggan.

Sebenarnya toge goreng tidak bisa disebut toge goreng. Alih-alih digoreng, toge direbus dengan air dalam belanga tradisional. Kemudian dicampur irisan tahu, kupat tahu, dan mie kuning. Langkah terakhir adalah mengguyur semua bahan dengan bumbu berbahan dasar oncom dan tauco. Tampaknya inilah rahasia kelezatan toge goreng Ibu Evon yang legendaris. Tidak tanggung-tanggung, sama seperti penjual kuliner lain yang dicintai dengan kesetiaan penuh sang pelanggan. Berpuluh-puluh tahun Ibu Evon telah melakoni usahanya tersebut.

Bagi Ibu Evon, makanan yang terbilang sederhana ini sudah memiliki pengemar fanatik tersendiri. Sebuah gentong tanah liat besar berisi bumbu unik seakan menyimpan rahasia tersendiri, mengapa toge goreng Ibu Evon begitu maknyuus....

Saat weekend pembeli akan membludak, sabar menunggu tangan terampil Mak Ivon dan ‘karyawan’. Anda akan melihat serombongan anak muda atau boyongan keluarga bercengkerama sambil sesekali memerhatikan proses memasak toge goreng ala Ibu Evon. Sebagian lagi lahap menikmati sajian kecoklatan dengan lelehan kecap manis dalam piring. Penyuka pedas bisa menambahkannya dengan sambal yang akan membuat toge goreng semakin hot. Super delicious, rasanya campuran antara asem-manis-gurih yang menyegarkan. Soal harga, Anda tidak perlu khawatir akan menguras kocek. Sungguh, sajian makanan murah ala kaki lima yang tidak murahan.

6. ASINAN JAGUNG BAKAR RIDO GANG RODA
Alamat            : Jalan Suryakencana Gang Roda, Bogor
Telp                 : -
Jam buka         :   09.00-17.30 WIB (sampai habis)
Harga              : + 8.000  IDR
Menu               : jagung bakar

Asinan jagung,  dibakar pula? Memang tidak biasa, tapi eksistensinya yang tak pernah kehilangan pelanggan, cukup untuk Anda memberi cap kuliner (lagi-lagi) khas Bogor ini dikategorikan istimewa dan wajib cicip. Adalah Rido yang  pemilik usaha street food tersebut, yang mendapat warisan usaha dari pencipta resep sekaligus perintis bernama Bang Sabur. Yang tak lain ayahnya.  Konon, ayahnya telah menjadi pedagang asinan jagung bakar sejak tahun 1968 silam. 

Sesuai namanya, asinan jagung bakar dibuat dari jagung manis yang dibakar terlebih dulu. Aromanya jagung akan semakin menantang dan ‘keluar’ jika dibakar. Tahap selanjutnya jagung yang udah dipisahkan dari bonggolnya diberi kuah cuka berbumbu cabe segar yang digiling kasar plus gula pasir. Rasanya campur aduk tapi nikmat! Paduan kesegaran  yang manis, asam, sekaligus pedas bercampur di lidah. Apalagi begitu kuah yang sudah beraroma jagung diseruput. Sluuurph.... Asli bikin ketagihan. Supaya lebih rame dan nendang, pembeli bisa mencampur asinan dengan kerupuk mie dan irisan mentimun.  Kerupuk akan  tenggelam karena dibanjiri kuah asinan. Coba nikmati sebelum kerupuk benar-benar lembek untuk mendapatkan sensasi krenyes  kerupuk.  

“Cukanya pakai cuka biang dan cuka aren, jadi asem sekaligus wangi,” ujar Rido yang piawai meracik asinan jagung bakar karena terbiasa  menemani ayahnya semasa masih hidup berjualan.   Gerobak Rido bisa ditemui sepanjang hari, dari pukul 09.00-17.30 WIB. Bagi Anda yang ingin menjadikan asinan jagung bakar sebagai oleh-oleh, Rido menyiapkan jagung yang sudah dibakar dalam plastik dengan kuah yang terpisah.

7.  ASINAN  BUAH DAN SAYUR PAK WAWAN
Alamat            : Jalan Kapten Muslihat, Taman Topi, Bogor
Telp                 : -
Jam buka         :   09.00-17.00 WIB (sampai habis)
Harga              : +  13.000 IDR
Menu               : asinan buah, asinan sayur, rujak buah

Deretan toples besar berjejer rapi dalam gerobak di salah satu pusat keramaian Kota Bogor, yakni Taman Topi. Sangat gampang menemukannya, karena berdampingan dengan Stasiun Bogor. Toples-toples ini berisi aneka asinan buah dan sayur yang dijajakan Pak Wawan setiap hari. Namun jangan menganggap enteng pendapatan Pak Wawan yang  menjual asinan bogor dengan tampilan sederhana khas kaki lima. Dalam sehari, beliau bisa mendapatkan tidak kurang dari sejuta rupiah.

Asinan buah Pak Wawan sudah dikenal masyarakat luas, tidak heran dirinya juga memiliki pelanggan tetap. Rasa asinan buatan Pak Wawan  tidak kalah enak dengan buatan penjual lain yang sudah mapan dan punya nama. Menurutnya kunci yang selalu dipertahankannya adalah selalu menggunakan buah yang masih segar plus cabai yang juga harus segar. Tidak heran, usahanya tetap bertahan sejak tahun 1985 ketika awal-awal menjual asinan di Taman Topi. “Sebelumnya saya jual buah potong. Masih asongan dan naik turun bus untuk menawarkan dagangan,” kenangnya.

Asinan buah Pak Wawan terdiri dari potongan aneka buah lokal seperti bengkuang, pepaya, mangga, kedondong, jambu air, nenas, pala, dan buah lainnya. Asinan ini dinikmati berikut dengan kuah asam yang terbuat dari air cuka dan cabe. Warna merah beningnya membuat air lius menetes, apalagi saat siang ketika cuaca Bogor sedang terik ditambah lalu lalang orang.  Agar lebih renyah, ditambahkan juga kacang tanah yang membuat asinan akan menjadi lebih kaya rasa. Tidak lupa adalah peran kerupuk kuning yang melengkapi asinan tersebut menjadi lebih nikmat dan menyegarkan. Selain asinan buah, asinan  sayur juga menggunakan kuah berbahan sama. Sayur yang digunakan adalah  sawi asin, daun antanan, toge, kol, wortel, ubi jalar merah, dan kacang tanah. Buah dan  sayuran harus direndam dalam  kuah  kurang lebih 12 jam sampai meresap.

Buat Anda yang ingin mendapatkan rasa yang lebih segar, sebaiknya membeli untuk dibawa pulang. Simpan terlebih dulu di kulkas. Begitu dingin, ehm... rasanya akan semakin mantap.
Nah, kuliner mana yang sudah pernah Anda jajal? Bolehlah share di mari komentar lidahnya. [Elzam]   

Note: Fotonya nyusul ya di update berikut, koneksi lagi lemot banget buat unggah picture. I'm so sorry.