tentang

Kamis, Desember 04, 2014

[Info Lomba] Menulis Kisah Nyata Misteri (Ghost Writing Competition) 2014


Yuhuuuu, Writing Management akan menyelenggarakan event Lomba Menulis Kisah Nyata Misteri nih,kerjasama bareng dengan Penerbit Grasindo, dan Sonora FM, Bandung. Ada yang punya pengalaman yang berhubungan dengan makhluk halus yang horror banget dan nggak bakal terlupakan seumur hidup? Atau mungkin ada orang-orang terdekat yang mengalaminya dan curhat sama kalian?

Daripada dipendam dalam hati dan cuma diceritain dari mulut ke mulut, lebih baik ditulis dan kirim ceritanya ke kami yuk, siapa tau kalian termasuk salah satu dari 20 orang beruntung yang tulisannya akan dibukukan oleh Penerbit Grasindo dan mendapat hadiah keren.

Begini nih aturan mainnya,

Tema:

1.     Pengalaman Misteri Dengan Hantu diSekolah atau Kampus
2.     Pengalaman Misteri Dengan Hantu di Rumahatau Kantor
3.     Pengalaman Misteri Dengan Hantu di Tempat Umum (Mall, Hotel, Asrama, Jalanan, Jembatan, CafĂ©, Resto, dan tempat-tempat umum lainnya)

Syarat Umum:

1.     Usia minimal 15 tahun, laki-laki dan perempuan
2.     Tulisan harus berisi kisah nyata pribadi, maupun orang-orang terdekat, dan harus dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, bukan sekadar mitos atau isapan jempol belaka. Jika nanti naskah lolos seleksi, maka kamu akan diminta untuk menyerahkan surat pernyataan keaslian naskah.
3.     Jika kamu menuliskan kisah nyata orang lain, maka di akhir cerita tuliskan nama lengkap si tokoh nyata tersebut,misalnya “Berdasarkan kisah yang dituturkan oleh …..”.
4.     Tulisan belum pernah dipublikasikan dalambentuk apapun (termasuk di dunia maya).
5.     Tuliskan kisah nyata kamu yang paling menyeramkan dan tak terlupakan tentang pengalaman yang berkaitan dengan makhluk gaib.
6.     Setiap peserta boleh mengirimkan lebih dari satu tulisan untuk satu atau lebih tema yang telah ditentukan di atas.

Syarat Khusus:

1.     Naskah dikirim berupa tulisan nonfiksi populer ataupun dalam bentuk cerpen (kisah nyata), dengan kisah yang mengalir,ringan, dan mudah dicerna, memakai bahasa Indonesia yang baik tapi tetap meremaja dengan target pembaca remaja dan dewasa muda. Boleh menyelipkan bahasa santai dan gaul tapi wajib tetap sesuai dengan EYD. Hindari pemakaian kata-katayang menyinggung SARA, mengandung pornografi, bahasa kasar, dan bahasa ALAY.
2.     Panjang naskah maksimal 8 halaman kertasA4, ketik 1,5 spasi, huruf Times New Roman 12. Jangan lupa, cantumkan judul naskah dan nama penulis di bagian bawah judul sebelum isi cerita.
3.     Naskah dikirim berupa file berformat.doc atau .docx dalam bentuk attachment (jangan di badan email) ke alamat: ghostwritingcompetition@gmail.com.Pada subyek, tuliskan: (Ghost Writing) – Judul Naskah dan (kategori), contoh:(Ghost Writing) – Siapa Membonceng di Belakangku? (Tema 3).
4.     Cantumkan nama asli, nama FB, nomor telepon, dan biodata deskriptif sepanjang satu paragraph di akhir naskah.
5.     Like fanpage http://www.facebook.com/pages/Lygia-Pecanduhujan-Fanpage/121905561178499dan Follow Twitter @giapecanduhujan.
6.     Share catatan pengumuman ini di FB masing-masing dan tag minimal 20 teman.
7.     Bagi yang telah mengirimkan naskahnya, wajib untuk melapor/komen di postingan Info Lomba di Fanspage Lygia Pecanduhujan (https://www.facebook.com/notes/lygia-pecanduhujan-fanpage/info-lomba-menulis-kisah-nyata-misteri-ghost-writing-competition-2014/722384141144621) dengan format : Naskah Sent – (Judul Naskah).  Contoh: Naskah Sent – (Siapa Membonceng diBelakangku?)
8.     Naskah ditunggu paling lambat hingga tanggal 15 Desember 2014 pukul 24.00 WIB.
9.     Seluruh naskah yang masuk akan menjadi milik penyelenggara.
10. Peserta akan bertanggung jawab atas segala materi konten tulisan dan  membebaskan pihak Penyelenggara dari segala kewajiban, ataupun keberatan, klaim, dan tuntutan hukum, apabila timbul perselisihan hak cipta dan kepemilikan atas karya yang disertakan peserta dalam kompetisi ini ataupun jika terjadi tuntutan lainnya oleh pihak tertentu.

INFORMASI:

1.     Akan dipilih 20 naskah dari masing-masing tema (artinya ada 60 naskah terpilih) yang dinilai paling baik oleh dewan juri dari Writing Management.
2.     Pengumuman siapa saja pemenang dan kandidat yang masuk 20 besar dalam lomba ini akan diposting di Fanspage LygiaPecanduhujan pada tanggal 30 Desember 2014 pukul 24.00 WIB.
3.     20 naskah terpilih untuk masing-masing tema akan dibukukan dan diterbitkan oleh penerbit GRASINDO.
4.     Tiga (3) tulisan terbaik dari masing-masing tema akan mendapatkan hadiah sebagai berikut:
a.       JuaraI       : Hadiah uang tunai senilai Rp.750.000,-, Voucher Belanja di Toko Buku Gramedia senilai Rp. 50.000,-, Paket buku, dan satu (1) eksemplar bukti terbit.
b.      JuaraII      : Hadiah uang tunai senilai Rp.500.000,-, Voucher Belanja di Toko Buku Gramedia senilai Rp. 50.000,-, Paket Buku, dan satu (1) eksemplar bukti terbit.
c.       JuaraIII    : Hadiah uang tunai senilai Rp.250.000,-, Voucher Belanja di Toko Buku Gramedia senilai Rp. 50.000,-, Paket Buku, dan satu (1) eksemplar bukti terbit.
d.      17 tulisan terbaik lainnya di masing-masing tema akan mendapatkan Voucher Belanja di Toko Buku Gramedia senilai Rp. 50.000,-, Paket Buku, dan satu (1) eksemplar bukti terbit.
5.     Hadiah akan dikirim ke masing-masingalamat pemenang paling lambat satu (1) bulan setelah pengumuman dengan ongkos kirim ditanggung oleh penerbit.
6.     Bacalah kembali seluruh persyaratan diatas (umum dan khusus) dengan TELITI, karena naskah yang tidak memenuhi satu saja persyaratan tersebut akan dinyatakan gugur dan dianggap tidak ada.
7.     Tidak melayani tanya jawab melalui jalur pribadi selain melalui komen di Postingan Fanspage.


Salam,

Lygia Pecanduhujan dan Iin Susanto


Jadi, tunggu apa lagi? Tulis kisahmu yang paling menarik, lalu kirimkan sekarang juga.



(*) Jangan tunggu sampai Deadline untuk mengirimkan naskah jika ingin naskah teman2 dibaca dengan teliti.  

Please feel free to copy paste and share to everyone !

Tulisan re-post dari https://www.facebook.com/notes/10152369753016876/?pnref=story

Perempuan-Perempuan yang Dicekam Sunyi karena Perkawinan


Judul                 : SUNYI

Jenis                  : Novel

Pengarang         : Eni Martini dan Ifa Avianty

Penerbit             : Panser Pustaka (Cetakan pertama, Oktober 2013)


Halaman            : 240

Foto oleh: Sri Rahayu
Sedikit novel yang berani menceritakan masalah rumah tangga yang penuh perdebatan sekaligus sensitif. Kemudian menulisnya lewat novel yang renyah. Salah satunya adalah novel berjudul Sunyi, besutan Eni Martini dan Ifa Avianty. Duet penulis ini cukup berhasil menceritakan poligami dalam sudut pandang yang wajar. Terutama dalam kaca mata perempuan. Di mana poligami menjadi wacana sekaligus praktik yang tak ada habisnya dibahas tiap orang. Dalam obrolan santai ataupun yang lebih serius semisal seminar. 

Novel sunyi menceritakan tiga perempuan berikut dengan masalah masing-masing nan pelik. Semuanya terkait perkawinan, yang menciptakan ‘kesunyian’ di tiap tokoh. Ada Melati, pemilik daycare bersuamikan Radit, si work-holic sebagai ilmuwan, yang membuat depresi istrinya karena sikap apatis yang kentara. Malaya, teman SMA Melati, pemilik coffee shop yang kesepian karena jodoh tak kunjung bertemu. Padahal usianya menginjak 35 tahun. Kemudian Soraya, karyawan Melati yang bersuamikan Reza dan sayangnya mandul. Rasa sunyi membuat Soraya bekerja sebagai pengasuh anak-anak. Di sisi lain, kerinduan pada keturunan membuat Reza ingin menikahi Malaya. Ia biasa bertemu Malaya ketika menikmati secangkir kopi di coffe shop. Sementara Soraya, sejujurnya tak sanggup berbagi suami, tapi ketegasan tak ditampakkannya, membuat Reza berpendapat Soraya bersedia dimadu (hal. 148).

Melati tak tahu, jika nama Reza yang melamar sahabatnya  adalah suami Soraya. Ketika misteri terbuka, dirinya tak kuasa memihak pada Soraya atau Melati. Baik Malaya atau Soraya sama-sama dicintainya, berharap kedua perempuan itu mendapatkan kebahagiaan. Soraya galau di tengah keriuhan Malaya mempersiapkan pernikahan. Istri Reza yang mencintai sang suami sepenuh hati itu tak bisa tegas berkata jujur. Keadaan dirinya yang tak bisa memberi keturunan meruntuhkan kepercayaan diri. Di sisi lain, biduk rumah tangga Melati dengan Radit terombang-ambing karena ketidakjujuran keduanya dan komunikasi tak bernyawa. Padahal di mata Soraya dan Malaya, Radit-Melati dengan karunia anak bernama Zea merupakan tipikal keluarga bahagia. Keduanya kagum. Tentunya juga iri melihat Melati mendapatkan semuanya. 

Di Bab 16 (hal. 178), Melati dilarikan ke rumah sakit karena memikirkan Radit yang sibuk sendiri.  Penyakit autis asperger membuat ia demikian sibuk dengan diri sendiri, tak percaya diri. Itu juga yang menyebab Radit melarikan kegersangan hati dengan terus bekerja. Keadaan semakin gawat karena keluhan Soraya pada Melati. Tentang nasibnya yang akan segera menjadi korban poligami. Malaya jadi bimbang, ketika tiba-tiba Melati memberikan pesan via ponsel yang penuh tanya, apakah Malaya bisa bahagia bersama Reza? Sementara di ujung sana ada perempuan pemilik pertama sang lelaki terluka. (hal. 176).

Pada akhirnya kejernihan hati dan kejujuran menjadi solusi konflik batin tiap tokoh dengan kesunyian masing-masing.  Eni Martini dan Ifa Avianty tak mencoba membuat cerita poligami dalam novel ini menjadi begitu kejam. Lalu mengadu pihak yang pro dan kontra ngotot pada argument masing-masing. Soal wanita yang bersedia dimadu atau tidak, dikembalikan pada keputusan dan kehendak para perempuan itu sendiri. Silakan menolak, silakan pula menerima! Para lelaki harus menghargai dan menerima pilihan mereka. Walaupun hukum dalam Islam membolehkan. Dengan demikian, novel ini seperti mengajak pembaca menarik benang merah. Lakukan praktik berpoligami, tapi jika dengan dua istri tersebut pelakunya tak bahagia, berpikirlah untuk tidak melakukannya. Simpel sekali!