tentang

Senin, Januari 27, 2014

Menunggu yang Tak Membosankan

Nah, ini dia covernya. Keren nggak? Hehehe.... Yang kasih endorsement adalah Ifa Avianty, Sherina Salsabila, dan Nita Faera.

Menunggu memang acapkali tak menyenangkan. Membosankan.

Ehm, tapi menunggu kali ini sangat mendebarkan, penuh rasa senang bagiku. Lumayan, menunggu setelah berabad-abad bertahun-tahun naskah novelku malang-melintang ditolak penerbit. Ha-ha-ha...

Jadi ceritanya novelku yang awalnya berjudul Kuntum-Kuntum Rafflesia a.k.a diterima Penerbit Citra Media di Jogjakarta. Akhir 2013 lalu penerbit itu mengabarkan kepastian novel tersebut bakal dicetak menjadi buku dan bakal mejeng di toko buku semacam Gramedia, TBM, atau Gunung Jati. Novel lawas banget yang sempat membuat aku hoppeless kalau bakal terbit. 

Aku menulisnya tahun 2005 kalo nggak salah. Itu pun karena ikutan lomba novel remaja Tiga Serangkai, dan kalah, sodara-sodara. Tahun 2011 sempat aku terbitkan di Evolitera dalam bentuk e-book, lalu nyungsep Evoliteranya. Belakangan, penerbitan buku digital itu mengirimi email, ingin menerbitkan KKR via digital store untuk pasar Iphone dan Apple gitu. Nggak berminat lagi, soalnya yang di Evolitera aja nggak jelas pembayarannya *teteuph

Syukur, karya itu menemui takdirnya pula. Insya Allah pertengahan Februari ini sudah selesai cetak. Lantas diedarkan seluruh Indonesia. Langkah awal yang lumayan. Meskipun penerbit yang belum begitu terkenal semacam Gramedia, Bentang, atau Gagas Media (Maaf nih, penerbitku tersayang yang cetak novel perdanaku, piss :-D) Ini debut buku pertamaku, karena sebelumnya beberapa karyaku dicetak lewat buku bersama alias antologi. Soal novel yang udah jadi, sebenarnya ini novel kedua, tapi sayang novel pertama hilang tak tahu rimbanya karena kutulis buku tulis. Pas jaman kuliah juga.

2014, targetku bisa menyelesaikan dua novel. Satu sekarang lagi digarap dengan bantuan mentor setelah mengikuti Kelas Menulis Novel Online Forum Lingkar Pena (FLP). Satu lagi yang menyenangkan, mentor yang membimbing novelku selama tiga bulan ini adalah Sinta Yudisia. Beliau penulis favorit aku. Menurutku karya-karya beliau ini diksinya tak biasa, bahasanya tegas, sekaligus dalam. Maunya novel ini diterbitkan Bentang. Nah, ini salah satu penerbit yang oke menurutku. Menerbitkan novel-novel best seller (di antaranya Perahu Kertas-nya Dee, tetraloginya Andrea Hirata Laskar Pelangi, Sang Pemimpi, Edensor, dan Maryamah karpov).

Yeah, 2014 udah mulai jalan. Mudah-mudahan novelku diterima pasar: Judulnya udah ganti menjadi KPK, Kisah Pecah Kongsi. Terlintas begitu saja untuk ganti judul sebelum dikirim ke Citra Media karena miris lihat korupsi dan upaya pelemahan KPK *halah....

Penasaran dengan KPK? Nantikan aja ya, aku ceritain sedikit clue besok-besok. Selebihnya beli :-D
Sekarang lanjut dulu nyelesein novel kedua.[Elzam]

**Mimpi itu soal obsesi yang akan menjadi nyata bagi setiap orang yang bermimpi. Tidak peduli kapan terwujudnya, karena waktu yang akan menjawab. Jadi, bermimpilah!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Hayuk-hayuk, kumen di sini biar saya tahu respon Anda di sajian ala kadar KecekAmbo, ukeh, ukeh... :-D

Bonusnya, ntar saya balik silaturahim, Insya Allah... ;-)