Menjelajah semua ruang. pada kesempitan makna yang kadang tak pernah kupahami. Lalu meluas, mencampakkanku pada kekerdilan diri. Dan aku tetap si sini, dalam takjub keinginan.
tentang
- AboutBengkulu (2)
- Buku Karyaku (5)
- CERPEN (10)
- Dari Luar (2)
- INSPIRING (2)
- Kuliner (1)
- Literasi dan sastra (1)
- LITERASIdanSASTRA (3)
- Novel (1)
- PUISI (10)
- RAGAM (22)
- RESENSI (5)
- REVIEW (14)
- TENTANG CINTA (5)
Jumat, April 01, 2016
101 Cara Gila Menjadi Kaya ala Steve Jobs
| Judul | As Rich As Steve Jobs : 101 Cara Cepat Menjadi Kaya |
| No. ISBN | 9786022517337 |
| Penulis | ELZAM ZAMI |
| Penerbit | Grasindo- |
| Tanggal terbit | Oktober - 2014 |
| Jumlah Halaman | 168 |
| Berat Buku | - |
| Jenis Cover | Soft Cover |
| Dimensi(L x P) | - |
| Kategori | Pengembangan Diri |
| Bonus | - |
| Text Bahasa | Indonesia |
Membandingkan rentang waktu usianya dengan apa yang diperbuatnya, Jobs layak mendapat tempat di hati jutaan umat manusia Tidak hanya pujian untuk banyak ide yang lahir darinya, tetapi juga untuk fakta bahwa dirinya membuat orang-orang terdorong untuk sesukses dirinya. Ia sukses sebagai inovator yang visioner, ilmuwan jenius, pemimpin bisnis andal, pemasar yang paling mempengaruhi, dan pendulang kekayaan yang luar biasa. Orang-orang di dunia menjadikannya prototipe nyata untuk mengadopsi kesuksesannya dalam segala hal. Tak ada yang tak ingin sekaya Steve Jobs, dan rahasia Jobs menjadi kaya tentu saja dapat dimiliki oleh siapa pun. Sebab, siapa pun bisa kaya seperti Steve Jobs.
Rabu, Juni 24, 2015
Cinta Pop Urban Renyah yang Sarat Hikmah
Judul : Insya Allah, Sah!
Penulis : Achi TM
Penyunting : Raya Fitra
Penerbit : GPU (Gramedia Pustaka Utama)
Cetakan : 1 (2015)
Tebal : 328 hlm
Nomor ISBN : 978-602-03-1465-5
Harga : Rp. 59.500
Penulis : Achi TM
Penyunting : Raya Fitra
Penerbit : GPU (Gramedia Pustaka Utama)
Cetakan : 1 (2015)
Tebal : 328 hlm
Nomor ISBN : 978-602-03-1465-5
Harga : Rp. 59.500
Untuk pembaca perempuan, GPU identik dengan novel pop
urban renyah. Berkutat soal cinta, karir, dan kehidupan sosial kelas menengah
ke atas dengan tokoh utama yang tentu saja, perempuan. Bagaimana jika lantas kemudian
berbalut satu aspek lagi, tema islami yang pekat? Hasilnya adalah Novel Insya Alah, Sah! Karya Achi TM ini. Bergaya
bahasa ringan, renyah, dan sarat hikmah.
Achi TM tak sekadar menempelkan Islam sebagai pemanis,
tapi benang merah cerita dari awal hingga akhir. Asyiknya, pembaca tidak akan sadar
jika sejatinya sedang didakwahi. Ini karena cerita yang begitu hidup dan
menghibur diramu dengan baik untuk pembaca. Insya
Allah, Sah! bercerita tentang Silviana, desainer terkenal pemilik Silviana
Sexy Boutique yang sedang mempersiapkan pernikahan dengan Dion, eksekutiflabel musicmentereng. Masalah datang
ketika Silvi bernazar akan berhijab jika selamat dari jebakan di lift kantor
Dion bersama Raka (hal.12). Ketika selamat, Silvi lupa seiring kesibukan
mengurus pernikahan yang tinggal 99 hari saja. Meski sebenarnya gadis tersebut hapal
luar kepala hukum menutup aurat karena sering diingatkan Kiara, sahabatnya yang
jadi hijaber sejak kuliah.
Mengurus pernikahan tanpa weddingorganizerpun berbuntut masalah demi masalah. Dari catering, gedung, baju pengantin, hingga
tanggal yang nyaris batal dari KUA. Padahal Dion yang sibuk mengurus tur luar
kota telah meminta Raka membantu, bawahannya. Setali tiga uang dengan Kiara, si
tampan nan shalih itu cerewet mengingatkan segala sesuatu jika dipandang tak mengindahkan
agama.
Silviana mulai merenungi, mengapa persiapan pernikahannya
kacau. Apalagi ketika Raka menyinggung nazar yang wajib ditunaikan. Sesuatu
yang membuat Silvi sebal dan menganggap Raka pembawa sial. “Hati kamu seperti tertutup, Sil. Kamu menolak semua nasihat. Bahkan
kamu nggak menjalankan nazarmu waktu di lift. Apa kamu lupa? Atau sengaja tak
mau memenuhi nazarnya?”(hal. 206). Silvi tahu itu, dan diam-diam simpati
dengan Raka yang bagaimanapun benar adanya. Hatinya nyaris terkotori melihat
Raka ternyata tak hanya si mapan nan tampan, tapi juga religius. Kalau harus
jujur,cewek mana yang tak suka?
Butuh pertimbangan panjang Silvi mencoba hijab, ia
mendesain baju seksi, Dion suka hijab, bahkan adiknya Gina menjadikannya kiblat
fashion. Akhirnya Silvi mencoba berhijab di mana saat yang sama Dion mulai tak
bisa dihubungi. Muncul pula tokoh Anna, si psyco
teman SMA yang dulu acap mem-bully
Silvi karena lebih cantik. Trauma itu pula yang membuat Silvi bertekad menunjukkan
dirinya si lemah yang bermertaforsis makin cantik, fashionabledanjuga desainer kondang. Anna mahasiswa kedokteran drop out itu melabraknya ketika datang
bersama Madam Wulan. Anna shock demi
melihat Silvi sekarang, tapi sifat angkuhnya tak hilang.
Bisnis Silvi sempat ambruk karena konsentrasinya pecah. Nazar
terus membayangi. Sampai akhirnya Silvi membuat gebrakan mendesain busana
muslimah yang ternyata diterima pasar. Silvi tak lagi coba-coba dengan
hijabnya, tapi mantap hijrah. Tapi malang, kejutannya di hadapan Dion dengan
penampilan baru ditentang.“Udah, kamu
nggak usah pakai jilbab. Aku tidak suka perempuan berjilbab. Orangtuaku juga
nggak suka. Oke? Aku pilih kamu karena kamu bukan perempuan berjilbab.”Puncaknya
adalah Dion menghilang, persis ketika hari H pernikahan kian dekat. Silvi pingsan
ketika tahu Dion memutuskan menikah dengan Anna, gadis yang diam-diam menjadi
“dokter pribadinya” saat tur.
Ketika membaca di awal,
saya berpikir Dion akan sadar dibantu Raka, lantas menerima hijab Silvi. Nyatanya
tidak! Takdir memang tak bisa dibaca. Pada akhirnya cinta suci milik Raka yang
dikubur dalam-dalam karena sadar berdosa menaruh hati pada calon istri orang
lain, menemukan muaranya. Tak ada alasan lagi, ketika Dion membatalkan
pernikahan dengan Silvi. Raka pun melamar desainer seksi yang mencoba berislam
dengan lebih baik itu. “Kamu sudah
berhasil memperjuangkan jilbabmu. Itulah sebabnya saat ini saya memutuskan
untuk memperjuangkan cinta saya... dengan menikahimu.”(hal. 315). Sebuah
akhir bahagia yang tentu melegakan pembaca.
Kamis, Desember 04, 2014
[Info Lomba] Menulis Kisah Nyata Misteri (Ghost Writing Competition) 2014
Yuhuuuu, Writing Management akan menyelenggarakan event Lomba Menulis Kisah Nyata Misteri nih,kerjasama bareng dengan Penerbit Grasindo, dan Sonora FM, Bandung. Ada yang punya pengalaman yang berhubungan dengan makhluk halus yang horror banget dan nggak bakal terlupakan seumur hidup? Atau mungkin ada orang-orang terdekat yang mengalaminya dan curhat sama kalian?
Daripada dipendam dalam hati dan
cuma diceritain dari mulut ke mulut, lebih baik ditulis dan kirim
ceritanya ke kami yuk, siapa tau kalian termasuk salah satu dari 20
orang beruntung yang tulisannya akan dibukukan oleh Penerbit Grasindo
dan mendapat hadiah keren.
Begini nih aturan mainnya,
Tema:
1. Pengalaman Misteri Dengan Hantu diSekolah atau Kampus
2. Pengalaman Misteri Dengan Hantu di Rumahatau Kantor
3. Pengalaman
Misteri Dengan Hantu di Tempat Umum (Mall, Hotel, Asrama, Jalanan,
Jembatan, Café, Resto, dan tempat-tempat umum lainnya)
Syarat Umum:
1. Usia minimal 15 tahun, laki-laki dan perempuan
2. Tulisan
harus berisi kisah nyata pribadi, maupun orang-orang terdekat, dan
harus dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, bukan sekadar mitos atau
isapan jempol belaka. Jika nanti naskah lolos seleksi, maka kamu akan
diminta untuk menyerahkan surat pernyataan keaslian naskah.
3. Jika
kamu menuliskan kisah nyata orang lain, maka di akhir cerita tuliskan
nama lengkap si tokoh nyata tersebut,misalnya “Berdasarkan kisah yang
dituturkan oleh …..”.
4. Tulisan belum pernah dipublikasikan dalambentuk apapun (termasuk di dunia maya).
5. Tuliskan
kisah nyata kamu yang paling menyeramkan dan tak terlupakan tentang
pengalaman yang berkaitan dengan makhluk gaib.
6. Setiap peserta boleh mengirimkan lebih dari satu tulisan untuk satu atau lebih tema yang telah ditentukan di atas.
Syarat Khusus:
1. Naskah
dikirim berupa tulisan nonfiksi populer ataupun dalam bentuk cerpen
(kisah nyata), dengan kisah yang mengalir,ringan, dan mudah dicerna,
memakai bahasa Indonesia yang baik tapi tetap meremaja dengan target
pembaca remaja dan dewasa muda. Boleh menyelipkan bahasa santai dan gaul
tapi wajib tetap sesuai dengan EYD. Hindari pemakaian kata-katayang
menyinggung SARA, mengandung pornografi, bahasa kasar, dan bahasa ALAY.
2. Panjang
naskah maksimal 8 halaman kertasA4, ketik 1,5 spasi, huruf Times New
Roman 12. Jangan lupa, cantumkan judul naskah dan nama penulis di bagian
bawah judul sebelum isi cerita.
3. Naskah dikirim berupa file berformat.doc atau .docx dalam bentuk attachment (jangan di badan email) ke alamat: ghostwritingcompetition@gmail.com.Pada
subyek, tuliskan: (Ghost Writing) – Judul Naskah dan (kategori),
contoh:(Ghost Writing) – Siapa Membonceng di Belakangku? (Tema 3).
4. Cantumkan nama asli, nama FB, nomor telepon, dan biodata deskriptif sepanjang satu paragraph di akhir naskah.
5. Like fanpage http://www.facebook.com/pages/Lygia-Pecanduhujan-Fanpage/121905561178499dan Follow Twitter @giapecanduhujan.
6. Share catatan pengumuman ini di FB masing-masing dan tag minimal 20 teman.
7. Bagi yang telah mengirimkan naskahnya, wajib untuk melapor/komen di postingan Info Lomba di Fanspage Lygia Pecanduhujan (https://www.facebook.com/notes/lygia-pecanduhujan-fanpage/info-lomba-menulis-kisah-nyata-misteri-ghost-writing-competition-2014/722384141144621) dengan format : Naskah Sent – (Judul Naskah). Contoh: Naskah Sent – (Siapa Membonceng diBelakangku?)
8. Naskah ditunggu paling lambat hingga tanggal 15 Desember 2014 pukul 24.00 WIB.
9. Seluruh naskah yang masuk akan menjadi milik penyelenggara.
10. Peserta
akan bertanggung jawab atas segala materi konten tulisan dan
membebaskan pihak Penyelenggara dari segala kewajiban, ataupun
keberatan, klaim, dan tuntutan hukum, apabila timbul perselisihan hak
cipta dan kepemilikan atas karya yang disertakan peserta dalam kompetisi
ini ataupun jika terjadi tuntutan lainnya oleh pihak tertentu.
INFORMASI:
1. Akan
dipilih 20 naskah dari masing-masing tema (artinya ada 60 naskah
terpilih) yang dinilai paling baik oleh dewan juri dari Writing
Management.
2. Pengumuman siapa saja pemenang dan kandidat
yang masuk 20 besar dalam lomba ini akan diposting di Fanspage
LygiaPecanduhujan pada tanggal 30 Desember 2014 pukul 24.00 WIB.
3. 20 naskah terpilih untuk masing-masing tema akan dibukukan dan diterbitkan oleh penerbit GRASINDO.
4. Tiga (3) tulisan terbaik dari masing-masing tema akan mendapatkan hadiah sebagai berikut:
a.
JuaraI : Hadiah uang tunai senilai Rp.750.000,-, Voucher Belanja
di Toko Buku Gramedia senilai Rp. 50.000,-, Paket buku, dan satu (1)
eksemplar bukti terbit.
b. JuaraII : Hadiah uang tunai
senilai Rp.500.000,-, Voucher Belanja di Toko Buku Gramedia senilai Rp.
50.000,-, Paket Buku, dan satu (1) eksemplar bukti terbit.
c.
JuaraIII : Hadiah uang tunai senilai Rp.250.000,-, Voucher Belanja
di Toko Buku Gramedia senilai Rp. 50.000,-, Paket Buku, dan satu (1)
eksemplar bukti terbit.
d. 17 tulisan terbaik lainnya di
masing-masing tema akan mendapatkan Voucher Belanja di Toko Buku
Gramedia senilai Rp. 50.000,-, Paket Buku, dan satu (1) eksemplar bukti
terbit.
5. Hadiah akan dikirim ke masing-masingalamat
pemenang paling lambat satu (1) bulan setelah pengumuman dengan ongkos
kirim ditanggung oleh penerbit.
6. Bacalah kembali seluruh
persyaratan diatas (umum dan khusus) dengan TELITI, karena naskah yang
tidak memenuhi satu saja persyaratan tersebut akan dinyatakan gugur dan
dianggap tidak ada.
7. Tidak melayani tanya jawab melalui jalur pribadi selain melalui komen di Postingan Fanspage.
Salam,
Lygia Pecanduhujan dan Iin Susanto
Jadi, tunggu apa lagi? Tulis kisahmu yang paling menarik, lalu kirimkan sekarang juga.
(*) Jangan tunggu sampai Deadline untuk mengirimkan naskah jika ingin naskah teman2 dibaca dengan teliti.
Please feel free to copy paste and share to everyone !
Tulisan re-post dari https://www.facebook.com/notes/10152369753016876/?pnref=story
Perempuan-Perempuan yang Dicekam Sunyi karena Perkawinan
Judul :
SUNYI
Jenis :
Novel
Pengarang :
Eni Martini dan Ifa Avianty
Penerbit :
Panser Pustaka (Cetakan pertama, Oktober 2013)
Halaman : 240
![]() |
| Foto oleh: Sri Rahayu |
Sedikit novel yang berani
menceritakan masalah rumah tangga yang penuh perdebatan sekaligus sensitif.
Kemudian menulisnya lewat novel yang renyah. Salah satunya adalah novel
berjudul Sunyi, besutan Eni Martini
dan Ifa Avianty. Duet penulis ini cukup berhasil menceritakan poligami dalam
sudut pandang yang wajar. Terutama dalam kaca mata perempuan. Di mana poligami
menjadi wacana sekaligus praktik yang tak ada habisnya dibahas tiap orang.
Dalam obrolan santai ataupun yang lebih serius semisal seminar.
Novel sunyi menceritakan tiga
perempuan berikut dengan masalah masing-masing nan pelik. Semuanya terkait
perkawinan, yang menciptakan ‘kesunyian’ di tiap tokoh. Ada Melati, pemilik daycare bersuamikan Radit, si work-holic sebagai ilmuwan, yang membuat
depresi istrinya karena sikap apatis yang kentara. Malaya, teman SMA Melati,
pemilik coffee shop yang kesepian karena
jodoh tak kunjung bertemu. Padahal usianya menginjak 35 tahun. Kemudian Soraya,
karyawan Melati yang bersuamikan Reza dan sayangnya mandul. Rasa sunyi membuat
Soraya bekerja sebagai pengasuh anak-anak. Di sisi lain, kerinduan pada
keturunan membuat Reza ingin menikahi Malaya. Ia biasa bertemu Malaya ketika menikmati
secangkir kopi di coffe shop. Sementara Soraya, sejujurnya tak
sanggup berbagi suami, tapi ketegasan tak ditampakkannya, membuat Reza berpendapat
Soraya bersedia dimadu (hal. 148).
Melati tak tahu, jika nama Reza
yang melamar sahabatnya adalah suami
Soraya. Ketika misteri terbuka, dirinya tak kuasa memihak pada Soraya atau
Melati. Baik Malaya atau Soraya sama-sama dicintainya, berharap kedua perempuan
itu mendapatkan kebahagiaan. Soraya galau di tengah keriuhan Malaya
mempersiapkan pernikahan. Istri Reza yang mencintai sang suami sepenuh hati itu
tak bisa tegas berkata jujur. Keadaan dirinya yang tak bisa memberi keturunan
meruntuhkan kepercayaan diri. Di sisi lain, biduk rumah tangga Melati dengan
Radit terombang-ambing karena ketidakjujuran keduanya dan komunikasi tak
bernyawa. Padahal di mata Soraya dan Malaya, Radit-Melati dengan karunia anak
bernama Zea merupakan tipikal keluarga bahagia. Keduanya kagum. Tentunya juga
iri melihat Melati mendapatkan semuanya.
Di Bab 16 (hal. 178), Melati dilarikan
ke rumah sakit karena memikirkan Radit yang sibuk sendiri. Penyakit autis
asperger membuat ia demikian sibuk
dengan diri sendiri, tak percaya diri. Itu juga yang menyebab Radit melarikan
kegersangan hati dengan terus bekerja. Keadaan semakin gawat karena keluhan
Soraya pada Melati. Tentang nasibnya yang akan segera menjadi korban poligami.
Malaya jadi bimbang, ketika tiba-tiba Melati memberikan pesan via ponsel yang
penuh tanya, apakah Malaya bisa
bahagia bersama Reza? Sementara di ujung sana ada perempuan pemilik pertama
sang lelaki terluka. (hal. 176).
Pada akhirnya kejernihan hati dan
kejujuran menjadi solusi konflik batin tiap tokoh dengan kesunyian
masing-masing. Eni Martini dan Ifa
Avianty tak mencoba membuat cerita poligami dalam novel ini menjadi begitu
kejam. Lalu mengadu pihak yang pro dan kontra ngotot pada argument masing-masing. Soal wanita yang bersedia dimadu atau tidak, dikembalikan pada
keputusan dan kehendak para perempuan itu sendiri. Silakan menolak, silakan
pula menerima! Para lelaki harus menghargai dan menerima pilihan mereka.
Walaupun hukum dalam Islam membolehkan. Dengan demikian, novel ini seperti
mengajak pembaca menarik benang merah. Lakukan praktik berpoligami, tapi jika
dengan dua istri tersebut pelakunya tak bahagia, berpikirlah untuk tidak melakukannya.
Simpel sekali!
Langganan:
Postingan (Atom)





